LiputanIslam.com—Arab48.com melaporkan seperti dikutip oleh Kantor berita Memo pada Rabu (2/1), bahwa PM Israel, Benjamin Netanyahu, telah mengusulkan pemerintahnya untuk menjual drone ke Brazil dengan imbalan memindahkan kedutaan negara itu dari Tel Aviv ke Yerusalem.


Menurut surat kabar Israel Haaretz, Arab48.com mengatakan, “Israel diharapkan bisa menawarkan informasi dan peluang pengadaan untuk membantu proyek utama Presiden Brazil, Bolsonaro, demi terwujudnya keamanan dalam negeri” sebagai imbalan atas pemindahan kedutaannya.

Seorang pejabat Israel yang menemani Netanyahu selama kunjungannya ke Brasil mengatakan bahwa Brazil membutuhkan drone Israel untuk memerangi kejahatan.

Haaretz mencatat bahwa puluhan ribu pembunuhan dilakukan di Brazil pada 2017.

“Bolsonaro sering berbicara secara nostalgia tentang mantan kediktatoran militer Brazil yang mendukung penyiksaan,” tulis seorang kolumnis Haaretz. “Pada tahun 1999 ia mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengubah apa pun di Brazil hanya dengan memilih, dan bahwa segala sesuatu akan berubah hanya jika perang saudara pecah dan tentara turun tangan. ‘Jika beberapa orang tak berdosa mati, tidak apa-apa, ” tulis koran itu menambahkan.

Dia juga mengatakan “dia akan memenjarakan lawan politiknya. ‘Kelompok ini, jika mereka ingin tinggal, harus mematuhi hukum kita.’ Ia menambahkan, agar lawan-lawannya memilih untuk tinggal di luar negeri atau di penjara.

Bolsonaro sebelumnya mengatakan dia berencana untuk menutup kedutaan Palestina di Brazil.

“Apakah Palestina sebuah negara? Palestina bukan negara, jadi seharusnya tidak ada kedutaan di sini, ”katanya. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*