Washington,LiputanIslam.com-Seorang wakil Kongres Amerika pergi ke Suriah secara diam-diam. Tujuannya adalah mengakhiri konflik senjata di negara tersebut.

AFP melaporkan, Rabu (18/1), kantor Tulsi Gabbard, anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, mengumumkan kunjungan Gabbard ke Damaskus.

Juru bicara Gabbard mengatakan,”Dia merasa perlu untuk menemui sejumlah orang seperti pemimpin agama, tim medis, pengungsi, dan pejabat negara.”

Demi alasan keamanan, pihak kantor tidak menyebutkan tanggal kepergian Gabbard. Mereka hanya menegaskan bahwa ia telah berada di Timur Tengah.

Habbard adalah wakil Hawaii di Kongres AS. Pasca kemenangan Trump di pilpres, congresswoman ini berbicara dengannya terkait krisis Suriah.

Dalam pertemuan ini, Gabbard mencemaskan kian gentingnya situasi Suriah, apalagi setelah diberlakukannya aturan kawasan larangan terbang. Menurutnya, masalah ini akan membawa bencana bagi AS, rakyat Suriah, dan dunia.

Gabbard kerap berbeda pendapat dengan sesama anggota partainya. Dia menentang keras kebijakan AS untuk mengganti pemerintahan Suriah.

Ia berpendapat, disingkirkannya Bashar al-Assad dari jabatan presiden justru akan memperkeruh kondisi Suriah. Tidak disebutkan apakah ia akan bertemu al-Assad dalam kunjungannya atau tidak.

Sebelum ini, Gabbard pernah mengajukan draft “penghentian pemberian senjata kepada teroris” di Kongres.

Berdasarkan draft ini, Washington tidak berhak menggunakan pajak warga AS untuk mendukung sekutu atau pembela ISIS dan al-Qaeda yang berniat menggulingkan al-Assad.

Di Kongres, Gabbard mengajak rekan-rekannya menghentikan ‘kegilaan’ ini. “Sumber daya kita yang terbatas semestinya digunakan untuk merenovasi negara, bukan untuk membiayai perang destruktif demi merubah rezim di luar negeri,”ungkapnya. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL