Saudi Defence Minister, Prince Mohammad bin Salman, visits IDEX in Abu Dhabi

foto: reuters

Riyadh, LiputanIslam.com — Akibat anjloknya harga minyak, Arab Saudi akhirnya mendirikan sebuah instansi baru yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemerintah. Lembaga ini, juga memberikan pengaruh yang lebih kuat kepada Wakil Putera Mahkota Mohammad bin Salman.

The National Centre for Measuring the Performance of Government Agencies, menggantikan tugas dari Departemen Pengawasan sebelumnya, menjadi instansi yang berfungsi untuk memangkas pemborosan di pemerintahan.

Negara ini, telah mengalami defisit anggaran, yang oleh ekonom diperkirakan mencapai 120 milyar dollar. Hal ini menyebabkan Departemen Keuangan menutup rekening nasional untuk mengontrol pengeluaran. Pembentukan instansi ini diumumkan pada hari Senin, 19 Oktober 2015 melalui penyataan kabinet. Instansi juga akan mengawasi kebijakan real estate dan pajak.

Seperti diketahui, ketika diangkat menjadi Raja Arab Saudi pada bulan Januari, Raja Salman telah menghapus beberapa dewan pemerintahan dan menggantinya dengan dua komite super, yang bergerak di bidang ekonomi dan keamanan.

Instansi ini akan dipimpin oleh Putera Mahkota Mohammad bin Salman, Menteri Perekonomian dan Perencanaan Adel Fakieh dan mantan Ketua Otoritas Pasar Modal Mohammed al-Sheikh.

Mohammad bin Salman saat ini, juga masih menjabat Menteri Pertahanan Arab dan Kepala Komite Super. Reuters menyebutkan, bahwa Mohammad bin Salman telah menikmati kekuasaan sejak ayahnya menjadi raja, memegang posisi-posisi penting yang tidak bisa dinikmati oleh puluhan sepupunya yang lain.

Mohammad bin Salman berambisi merombak seluruh struktur perencanaan ekonomi dan pembangunan kerajaan, sebagaimana diungkapkan oleh ‘orang dalam’ Rezim Saudi. Ia telah mempekerjakan konsultan Barat untuk mendapatkan informasi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL