Gaza,LiputanIslam.com-Berdasarkan statistik yang dipublikasikan lembaga-lembaga HAM, 11 bocah Palestina gugur ditembak oleh serdadu Israel sejak awal tahun 2019. Sementara 250 bocah lainnya ditahan di penjara-penjara Rezim Zionis.

Statistik ini dipublikasikan pada hari ini, Kamis (5/4) yang dinamakan sebagai Hari Anak Palestina.

Menurut Komite Internasional Perlindungan Anak Palestina, para petinggi Israel “secara terang-terangan dan sistematis melanggar hak-hak asasi anak-anak Palestina, seperti hak hidup, pendidikan, kebebasan, keamanan, dan selainnya.”

“Menghancurkan rumah atau ancaman penghancuran, merampas hak belajar anak dengan meruntuhkan atau menyerang sekolah, menyerang siswa saat berangkat atau pulang sekolah, menyerang dengan gas air mata atau bom suara, dan sebagainya, adalah kejahatan serdadu Israel dan pemukim Zionis terhadap anak-anak Palestina. Para pelakunya harus diadili dan dihukum,”lanjut komite tersebut.

Dilansir dari situs Arab48, tiap tahunnya antara 500 hingga 700 anak Palestina, dari usia 12 hingga 17, ditangkap dan diadili di pengadilan militer Israel.

Komite ini menyatakan, Israel telah melanggar konvensi hak anak, yang juga ditandatanganinya sendiri pada 1991.

Israel, kata komite ini, terus melakukan kejahatan-kejahatan ini lantaran merasa tak akan dimintai pertanggung jawaban.

“Masyarakat internasional harus segera melibatkan diri untuk menangkap semua pelaku kejahatan dan pembantaian anak-anak Palestina ini,”tandas komite. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*