Yerussalem,LiputanIslam.com—Kesewenang-wenangan Israel terhadap rakyat Palestina semakin menguat pasca deklarasi dukungan yang diberikan oleh Amerika dan beberapa sekutunya terhadap negara ini. Berbagai tindakan dilakukan untuk membuat rakyat Palestina gerah dan segera menyerahkan Yerussalem al-Quds ke tangan Israel. Kamis (15/3), AMD melaporkan bahwa lebih dari 1.300 warga Palestina telah ditahan oleh pemerintah Israel dalam waktu dua bulan, yaitu Januari dan Februari. Bahkan, 274 di antara para tawanan tersebut adalah anak-anak.

Rincian terkait penangkapan ini adalah: 381 orang warga Yerussalem, 233 orang Warga Ramallah dan distrik al-Bireh, 20 orang dari distrik Salfit, 140 orang dari distrik Hebton, 118 orang dari distrik Bethlehem, 133 orang dari distrik Jenin, 107 orang dari distrik Nablus, 59 orang dari distrik Tulkarem, 54 orang dari distrik Qalqiliya, 21 orang dari distrik Jericho, dan 30 orang dari jalur Gaza.

Pada akhir Februari kemarin, sekitar 500 warga Palestina tak bersalah kembali ditangkap tanpa tuduhan apapun. Sikap Israel ini dianggap sudah terlalu berlebihan dan mendapatkan banyak penentangan dari berbagai organisasi HAM di seluruh dunia. (fd/AMD)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL