London,LiputanIslam.com—Pimpinan Partai Buruh di Inggris, Jeremy Corbyn, melontarkan kritiknya kepada Pengadilan Tinggi Inggris yang mengizinkan London untuk terus menjual senjatanya kepada Arab Saudi.

Corbyn mengatakan pada Senin (10/7) bahwa pengadilan tersebut mungkin telah memberikan dasar hukum atas aktivitas penjualan tersebut. Tapi, ini bukan berarti pemerintah Inggris telah bertindak secara etis.

Ia menyampaikan komentar tersebut dalam sebuah sidang parlemen, ketika Perdana Menteri Theresa May menyambut baik putusan Pengadilan Tinggi yang dianggap merestui ekspor senjata yang dilakukan oleh pemerintah London.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi sempat meninjau ulang laporan keberatan atas penjualan senjata kepada Arab Saudi, mengingat bahwa Riyadh tengah gencar-gencarnya melakukan perang berdarah melawan. Namun, Pengadilan tersebut memutuskan bahwa penjualan senjata pemerintah kepada Arab Saudi tidak bertentangan dengan hukum.

Putusan pengadilan yang telah ditetapkan ini menuai kecaman Amnesty Internasional dan menyebutnya sebagai “pukulan mematikan bagi warga Yaman.”

Komunitas HAM menilai bahwa keputusan tersebut sangat mengecewakan dan semakin membuat Inggris terlibat semakin dalam dengan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di Yaman.

“Putusan tersebut merupakan pukulan mematikan bagi warga Yaman yang diserang oleh koalisi pimpinan Arab Saudi dan tentu saja didukung oleh senjata buatan Inggris,” ucap James Lynch, kepala bidang pengontrolan senjata dan HAM di Amnesty Internasional.

“Ini benar-benar sangat mengecewakan. Pengadilan justru telah memberikan lampu hijau kepada pihak berwenang di Inggris—dan pemasok senajta Arab Saudi lainnya—untuk terus memberikan senjata kepada kerajaan Saudi, sekalipun jelas-jelas senjata tersebut digunakan untuk melanggar,” tambah Lynch.

Selain Inggris, Amerika Serikat juga merupakan negara pengekspor senjatar terbesar kepada Arab Saudi. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL