Beijing,LiputanIslam.com-China memperingatkan pemerintahan Donald Trump tentang perang dagang. China menyatakan, jika Washington melanjutkan ancaman-ancamannya terhadap Beijing, kedua negara akan sama-sama merugi.

Sabtu (11/3), Menteri Perdagangan China, Zhong Shan, mengatakan kepada para wartawan,”Perang dagang adalah sebuah kerepotan yang tak menghasilkan apa pun.”

Menurut Shan, dalam satu dekade terakhir, ekspor AS ke China rata-rata bertambah 11 persen tiap tahun. Sementara ekspor China ke AS meningkat sebanyak 66 persen dalam rentang waktu serupa.

China adalah salah satu importir terpenting barang-barang dari AS, seperti kedelai, mobil, dan pesawat Boeing.

“Hal ini menunjukkan bahwa China dan AS memiliki kepentingan bersama,”ujar Shan.

Ini adalah peringatan kedua China yang dilontarkan pekan ini terkait potensi perang dagang antara dua negara. Peringatan ini diberikan ketika AS sedang berencana untuk mendukung produksi dalam negeri.

Pekan lalu, biro yang berwenang memberikan saran perdagangan kepada presiden AS, mengirim surat ke Kongres. Surat ini menyebutkan, aturan organisasi perdagangan dunia tidak ditujukan langsung kepada warga AS.

Kementerian Dagang China bereaksi dengan melontarkan peringatan kepada AS. Menurut mereka, upaya untuk mengabaikan aturan organisasi perdagangan dunia akan mengakibatkan “terulangnya perang dagang di dekade 1930”.

Trump menuduh China menggunakan kebijakan dagang yang tidak adil guna merebut peluang kerja di AS. Dia mengancam akan memberlakukan cukai tinggi jika Beijing masih melanjutkan kebijakannya.

Kamis (10/3), Menteri Dagang AS, Wilbur Ross, mengatakan bahwa persaingan dagang antara China dan negara-negara lain sudah ada dalam beberapa dekade terakhir. Dia menyatakan bahwa kini Washington berencana melakukan ‘pembalasan.’ (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL