London,LiputanIslam.com-Menurut laporan The Independent, seorang wanita penduduk London mengaku kepada pengadilan telah meracuni anaknya selama 6 pekan. Tujuannya adalah mencegahnya anaknya bergabung dengan ISIS.

Demi menghalangi suami ekstremisnya membawa sang anak ke Suriah, wanita itu mengaku telah mencekoki anaknya dengan berbagai macam obat penenang, cairan pembersih, bahkan kotoran, agar anaknya tetap terbaring di rumah sakit. Dia berpendapat, rumah sakit adalah tempat yang jauh lebih aman baginya.

Tindakan aneh ibu berusia 27 tahun ini terbongkar saat dokter menyadari bahwa kondisi si anak membaik di siang hari, tapi memburuk di malam hari saat dijenguk ibunya.

Menurut sumber-sumber di rumah sakit itu, si ibu melumuri perangkat makan dan saluran infus anaknya dengan berbagai macam benda, termasuk kotoran manusia, atau memberinya obat dosis tinggi.

Begitu mengetahui tindakan si ibu, pihak rumah sakit melaporkannya ke polisi dan menjaga anaknya siang malam.

Kendati mengaku bahwa tujuannya untuk membantu si anak, wanita itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan atas tuduhan tindakan yang membahayakan nyawa.

Lantaran wanita itu sudah bercerai dari suaminya, pengadilan menyerahkan anaknya ke panti asuh untuk dirawat sampai masa hukuman si ibu berakhir.

Pengadilan juga tidak mengizinkan media untuk mempublikasikan nama dan foto dari wanita tersebut. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*