LiputanIslam.com—Pusat Pengembangan dan Kebebasan Media Palestina (MADA) baru saja mengeluarkan kecaman kepada otoritas Israel karena telah melarang Al-Quds TV untuk beroperasi di Wilayah Israel dan Yerussalem. Tak hanya Al-Quds TV, beberapa institusi dan jurnalis yang berkaitan dengan Al-Quds TV pun turut dibungkam. Pemerintah Israel menuduh Al-Quds TV memiliki hubungan dengan Hamas dan mengajak rakyat Palestina melakukan aksi teror.

Mr. Iyad Jabareen, Ketua Al-Bashir Promedia Production, salah satu institusi yang bekerjasama dengan Al-Quds TV melaporkan kepada MADA pada Rabu (11/7) bahwa dirinya bersama dengan beberapa orang temannya telah ditangkap oleh polisi Israel.

Selain itu, polisi Israel juga telah menangkap seorang reporter Al-Quds TV bernama Anas Ighbaria pada Senin pagi (9/7) di rumahnya.

Tindakan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Israel untuk membungkam kebebasan pers di Palestina. Perlu diingat bahwa tahun lalu, sebanyak 17 media ditutup paksa oleh militer Israel. (fd/PNN)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*