Damaskus,LiputanIslam.com-Seorang mantan petinggi SDF mengungkapkan, sebelum Raqqa dibebaskan, ribuan teroris ISIS telah dievakuasi keluar dari kota itu berkat kesepakatan rahasia dengan Amerika.

Usai pembebasan Raqqa, Talal Silo yang berasal dari etnis Turkmenistan keluar dari SDF (kelompok oposisi Suriah yang didukung Amerika) dan pergi ke Turki. Kepada Reuters, ia mengungkapkan bahwa jumlah teroris yang dievakuasi lebih dari 4500 orang. Padahal sebelum ini, media-media nonresmi memperkirakan jumlah mereka tidak lebih dari 300 orang.

Menurut Silo, perundingan awal terjadi antara komandan militer Kurdi dengan salah satu kerabat amir ISIS di Raqqa. Usai tercapainya kesepakatan awal, hal ini lalu disampaikan kepada seorang petinggi militer Amerika di Suriah untuk difinalisasi.

Silo yang menjabat sebagai jubir SDF saat pembebasan Raqqa, mengatakan bahwa tujuan kesepakatan rahasia ini adalah pembebasan Raqqa dalam waktu singkat agar pasukan SDF bisa tiba di Deir az-Zour sebelum pasukan Suriah.

Dia menuturkan, Raqqa dibebaskan dengan kompromi antara Amerika dan ISIS. Kabar soal pertempuran sengit antara koalisi Amerika dan ISIS di Raqqa disebutnya hanya kebohongan belaka.

Penuturan Silo mematahkan klaim koalisi terkait rumor bahwa mereka ‘main mata’ dengan ISIS. Sebelum ini, koalisi Amerika mengaku “tidak pernah bertransaksi dengan para teroris.” (af/yjc/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL