Damaskus,LiputanIslam.com—Kementerian Pertahanan Suriah baru saja mengumumkan bukti baru terkait keterlibatan Israel dan aliansi internasional pimpinan As dalam membantu pendanaan, persenjataan, dan amunisi bagi organisasi teroris yang ada di Suriah.

Melalui laporan yang diumumkan pada Senin (9/10), Menteri Pertahanan Suriah mengatakan bahwa sejak perang Suriah dimulai, sejumlah besar senjata buatan Barat khususnya Amerika digunakan oleh kelompok teroris ISIS dan organisasi teroris lainnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa senjata-senjata itu merupakan hasil produksi berbagai perusahaan yang memiliki hubungan erat dengan AS dan NATO. Senjata-senjata itu dikirim ke Turki dan Arab Saudi melalui pelabuhan-pelabuhan di Eropa.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa kelompok teroris ISIS dan Jabhet al-Nusra telah menerima suplai roket, senapan mesin, berbagai senjata anti serangan udara, dan bahkan tank-tank tempur. Semua perlengkapan militer ini dibayar dengan minyak-minyak yang dicuri dari sumur-sumur minyak milik pemerintah Suriah dan Irak.

“Setelah bagian timur Aleppo dan beberapa wilayah di Provinsi Homs dibebaskan, militer Suriah menemukan berbagai senjata yang diproduksi di Bulgaria dan beberapa negara di Eropa Timur.” Ungkap Menteri tersebut.

Laporan itu juga menuturkan bahwa pendudukan Israel atas sebagian kecil wilayah Suriah juga menjadi perantara untuk mengirimkan berbagai senjata kepada kelompok Jabhat al-Nusra dan beberapa kelompok teroris lainnya di Suriah. (fd/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL