Washington,LiputanIslam.com-Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS memberikan tanggapan tak lazim atas aksi teror di Ahvaz, Iran. Dikutip dari Washington Post, Garrett Marquiz menghimbau Iran untuk berupaya melindungi warganya.

Sebuah aksi teror terjadi di tengah parade militer Iran di Ahvaz, yang diadakan dalam memperingati Pekan Pertahanan (peringatan agresi Irak ke Iran), Sabtu (22/9). Lebih dari 20 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Aksi teror itu menjadi sasaran kutukan dari berbagai negara. Sejumlah pemimpin negara-negara dunia juga turut menyampaikan dukacita kepada Hassan Rouhani, presiden Iran.

Setelah berjam-jam bungkam, akhirnya pemerintahan AS bereaksi terhadap tragedi tersebut melalui juru bicara Dewan Keamanan Nasional.

Tanpa menyebut serangan tersebut sebagai aksi teror, Marquiz mengklaim, AS berada di sisi rakyat Iran dan meminta agar pemerintah Iran fokus untuk menjaga keamanan warganya.

AS menghimbau Iran untuk memperbaiki situasi keamanan warganya, padahal keamanan warga AS sendiri tidak terjamin. Berdasarkan laporan media-media Paman Sam sendiri, tiap hari puluhan orang terbunuh atau terluka akibat penembakan di berbagai kota AS. Ketidakamanan di kota-kota AS menjadi problem besar sosial dan politik di negara itu. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*