distrikDamaskus, LiputanIslam.com — Sebuah bom mobil meledak di distrik Sayyidah Zainab, kota Damaskus pada Senin pagi (25/4/2016) yang menewaskan 15 orang penduduk sipil dan melukai beberapa orang lainnya. Menurut narasumber keamanan di Damaskus, kelompok teroris ini meledakkan mobil tepat di chekpoint Tentara Suriah di pintu gerbang distrik.

Serangan ini adalah serangan ketiga yang dilancarkan teroris di distrik ini, yang di dalamnya terdapat holy shrine Sayyida Zainab yang sangat dihormati oleh kaum Muslimin.

Menurut Press TV (25/4/2016), tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun sudah jamak diketahui, kelompok ekstremis seperti Jabhat Al Nusra maupun ISIS, memiliki kegemaran sendiri mengebom bangunan-bangunan bersejarah karena dinilai sebagai pusat kesyrikan.

Masjid, makam-makam bersejarah, bangunan-bangunan peninggalan dari berbagai peradaban di Suriah telah hancur menjadi puing-puing jika wilayah tersebut jatuh ke tangan ISIS. Pembongkaran makam juga pernah terjadi tahun sebelumnya. Sahabat nabi Hujr bin Adi ra yang disemayamkan di Suriah dan makamnya kerap diziarahi, dibongkar oleh kelompok teroris.

Makam sahabat nabi lainnya, Uwais bin Qarni ra, juga tidak luput dari sasaran. Terletak di kota Aleppo, makam Uwais juga selalu ramai didatangi peziarah dari berbagai penjuru dunia. Namun begitu Aleppo jatuh ke tangan ISIS, makam ini pun dipasangi bom dan diledakkan dengan pekikan Allahu Akbar. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL