Baghdad,LiputanIslam.com-Sabtu (25/3), seorang anggota Komisi Wanita, Keluarga, dan Anak-anak di Parlemen Irak, mengkritik pemerintah Irak yang tidak memiliki program rehabilitasi anak-anak yang dididik ISIS.

Dalam wawancara dengan al-Sumaria News, Rizan Dalir mengatakan,”Ribuan anak dididik oleh ISIS selama bertahun-tahun. Mereka diajari hal-hal yang bertentangan dengan logika dan nalar. Mereka dicuci otak dan dibiasakan dengan pembunuhan, pemenggalan, dan peledakan.”

“Jika tidak ada program untuk merehabilitasi anak-anak ini, dalam jangka waktu dua tiga tahun ke depan, mereka bisa menjadi bom-bom waktu yang akan meledak kapan saja,”ujar Dalir.

Anggota parlemen Irak ini berpendapat, daerah-daerah yang telah dibebaskan dari ISIS tak sekedar membutuhkan pelayanan, infrastruktur, air, dan makanan saja. “Seiring dengan program pembangunan dan pelayanan masyarakat, kita juga mesti memiliki program untuk merehabilitasi bocah-bocah yang telah dipengaruhi oleh ISIS,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL