Washington,LiputanIslam.com-Dilansir oleh Politico, mantan penasihat keamanan nasional AS mangkir dari panggilan untuk bersaksi di Kongres AS terkait interpelasi Donald Trump.

Menurut laporan ini, seorang anggota Komite Intelijen Majelis Perwakilan AS mengatakan,”Seharusnya Bolton menghadiri sidang dengar pendapat di kongres pada hari Kamis (7/11). Dia mesti memberi kesaksian dalam kasus interpelasi Trump. Meski demikian, dia tidak menghadiri sidang tersebut.”

“Bahkan pengacara Bolton mengancam, jika kliennya menerima surat panggilan, dia akan menggugat Kongres ke pengadilan,”imbuhnya.

Baca: Pentagon: Uang Minyak Suriah Tidak Dibawa ke AS

Pejabat ini menegaskan, pihaknya bisa menggunakan tindakan Bolton ini sebagai bentuk penghalangan terhadap proses penyelidikan dalam kasus interpelasi Trump.

Trump menjadi sasaran kecaman mayoritas senator Partai Demokrat, menyusul tersiarnya permintaan Trump dari pemerintah Ukraina untuk menyelidiki Joe Biden dan Hunter Biden. Trump pada 25 Juli lalu menelepon presiden Ukraina untuk mempercepat penyelidikan atas dugaan korupsi Biden dan putranya. Dengan bocornya kontak telepon ini di media, ketua Majelis Perwakilan AS secara resmi mengumumkan proses interpelasi atas Trump. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*