LaPaz,LiputanIslam.com-Dilansir oleh Sputnik, menteri luar negeri interim Bolivia menyatakan, La Paz akan memulai hubungan lagi dengan Tel Aviv setelah terputus selama hampir 11 tahun.

“Kami berniat untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan Israel,”kata Karen Longaric dalam jumpa pers, Kamis (28/11).

Pada tahun 2009 lalu, Evo Morales (presiden Bolivia saat itu) memutus hubungan diplomatik dengan Tel Aviv dan menyebut Israel sebagai rezim teroris. Langkah ini diambil Morales sebagai respon atas serangan udara Israel ke Jalur Gaza.

Baca: Hubungan Arab-Israel Menguat: Putra PM Israel Sambut Kedatangan Jurnalis Arab

Namun kini, berdasarkan statemen menlu interim Bolivia, hubungan negara Latin itu dengan Rezim Zionis “akan menjadi hangat dan dibarengi pengakuan akan kedaulatan Israel, yang tujuannya adalah mewujudkan kerjasama kedua belah pihak yang saling menguntungkan,”

Berita ini kontan disambut baik oleh menlu Israel. Melalui akun Twitter-nya, Israel Katz mencuit,”Presiden tersingkir, Evo Morales, adalah musuh Israel. Namun penggantinya adalah kawan Israel yang akan melapangkan proses (pemulihan hubungan) ini.”

Pada 10 November lalu, Morales terpaksa mundur dari jabatannya, menyusul gelombang protes atas kemenangan ke-4 yang diperolehnya di pilpres Bolivia. Dia lalu mencari suaka di Meksiko. Dengan disingkirkannya Morales, mayoritas pejabat tinggi Bolivia pun mundur dari posisi mereka. (af/alalam/mehr)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*