NIGERIA-UNREST-ISLAMISTSAbuja, LiputanIslam.com — Serangan kelompok teroris Boko Haram di Kamuya, Nigeria, telah menewaskan 14 orang. Beberapa diantara mereka dieksekusi dengan cara dipenggal.

Ibrahim Babagna, warga setempat menyatakan bahwa ia menemukan mayat-mayat tergeletak setelah serangan mematikan Boko Haram pada Kamis, (10/12/2015) waktu setempat. Babagna menambahkan, desa Kamuya juga dibakar oleh teroris ini.

“Enam lainnya menderita luka-luka dan sedang menerima perawatan di Rumah Sakit Umum…”

Menurut saksi mata, anggota teroris Boko Haram tiba di desa tersebut dengan menggunakan sepeda.

Kamuya merupakan desa tempat kelahiran dari ibu Presiden Muhammadu Buhari. Sebelumnya, desa ini telah diserang dengan ganas oleh Boko Haram pada bulan Juli. Namun setelah kondisinya mulai kondusif, penduduk kembali ke desa dan bercocok tanam.

Model serangan yang biasa dilakukan oleh Boko Haram adalah ‘hit and run’ atau serang lalu kabur. Namun belakangan ini, operasi militer yang dilakukan oleh Tentara Nigeria cukup menyulitkan mereka.

Dari laporan First World, (11/12/2015), ketika tekanan dari militer Nigeria meningkat, Boko Haram juga semakin menunjukkan kebrutalannya. Di desa-desa dekat Kamuya juga tak luput dari serangan. Apalagi, pada Agustus silam, Buhari juga telah berjanji akan menumpas kelompok radikal hingga akhir Desember. Namun melihat Boko Haram masih eksis, ia hendak melanjutkan operasi ini.

Seperti diketahui, Boko Haram adalah kelompok radikal yang menebar teror di kawasan Afrika. Setidaknya 20.000 orang telah tewas dan lebih dari 2,5 juta orang kehilangan tempat tinggal sejak munculnya kelompok ini pada tahun 2009. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL