Gubernur Maryland, Larry Hogan, kedua dari kanan.

Maryland,LiputanIslam.com—Gubernur Larry Hogan mengatakan pada Senin (23/10) bahwa negara bagian Maryland mengancam akan putuskan kontrak beberapa perusahaan yang berani boikot rezim Israel.

Gubernur tersebut telah menandatangani sebuah perintah eksekutif pada Senin kemarin untuk memblokir aktivitas bisnis dengan beberapa perusahaan yang memboikot Israel karena kesewenang-wenangannya di wilayah Timur Tengah.

Hal ini pun telah disampaikan oleh Hogan di depan para pemimpin pro-Israel saat melakukan konferensi pers di Annapolis. Ia mengatakan bahwa dirinya melawan gerakan boikot tersebut.

Aktivitas boikot yang didasarkan atas agama, kebangsaan, etnis, atau pun tempat tinggal yang melibatkan para pelaku bisnis, akan membuat sektor komersial swasta menjadi pasif,” ucap gubernur tersebut. “Tidak ada tempat untuk Boikot dan ancaman di negara kita,” tambahnya.

Menyambut ucapan yang dikeluarkan oleh Gubernur Maryland tersebut, Howard Libit, Direktur Eksekutid Pro-Israel mengatakan bahwa sikap yang ditunjukkan oleh Gubernur untuk membela Israel sangatlah penting untuk komunitas orang-orang Yahudi. “Ini adalah pernyataan keras dari seorang Gubernur, dan kami pun senang mendengarnya,” ucapnya.

Sementara itu, para aktivis yang pro terhadap aksi boikot tersebut berpendapat bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dan dilindungi oleh undang-undang negara. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL