Riyadh,LiputanIslam.com-Putra mahkota Saudi dalam lawatan terakhinya ke Amerika bertemu dengan sejumlah tokoh perfilman Rezim Zionis. Muhammad bin Salman berbicara tentang keharusan adanya perubahan dalam hubungan Riyadh-Tel Aviv.

Haim Shaban, seorang zionis produser film Hollywood, mengatakan bahwa Bin Salman ingin mengubah wajah Islam dan Saudi. Hal ini dikemukakan putra mahkota Saudi dalam jamuan makan malam khusus dengan Shaban.

Menurut laporan Yedioth Ahronoth, Shaban dan Bin Salman berbincang selama 4 jam dalam jamuan tersebut. Shaban berkata,”Saya tidak ingin bicara soal isi perbincangan kami tentang masalah ekonomi. Tapi dalam perbincangan tersebut, dia (Bin Salman) berkata bahwa sudah saatnya untuk mengubah hubungan Saudi dan Israel.”

Terkait film “Black Panther” yang ditayangkan untuk pertama kali di Saudi, Adam Aron, CEO perusahaan media AMC, mengatakan bahwa film ini juga berkisah tentang seorang pangeran muda yang melakukan sejumlah perubahan revolusioner di negerinya. AMC adalah perusahaan yang mendapat proyek pembuatan puluhan bioskop di Saudi.

Kendati Riyadh mengaku tidak menjalin hubungan dengan Tel Aviv, namun media-media Israel dan Saudi dalam beberapa bulan terakhir memuat kabar-kabar untuk mempersiapkan opini umum Saudi menyambut normalisasi hubungan kedua pihak.

Putra mahkota Saudi dalam wawancaranya dengan majalah “Atlantic” mengatakan, orang Palestina dan Israel berhak memiliki tanah di Palestina. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL