Riyadh,LiputanIslam.com-Putra mahkota Saudi menunjukkan persetujuannya atas wacana Barat tentang Islam. Dalam wawancara dengan The Guardian, Muhammad bin Salman mengaku dia akan mengembalikan negaranya ke “Islam Moderat.”

Bin Salman dalam wawancara ini meminta dukungan masyarakat internasional agar Saudi bisa berubah menjadi masyarakat terbuka, sehingga menarik minat para investor asing untuk menanamkan modal di negara tersebut.

Dia mengakui bahwa dalam tiga dekade terakhir ini, negaranya tidak menjalani situasi ‘biasa.’ Bin Salman mengklaim, doktrin keras dan kaku yang diberlakukan di dalam negerinya adalah ‘respon terhadap Revolusi Islam Iran.’ Sebab itu, menurutnya, Saudi menjadi negara konservatif.

Dia berpendapat, para pejabat Saudi selama 30 tahun tidak tahu cara menghadapi Iran. Oleh karena itu, mereka menyeret Saudi menuju radikalisme. “Kini saatnya bagi Saudi untuk kembali kepada Islam Moderat,”ujarnya.

Sejak tahun lalu, Saudi dihadapkan dengan defisit anggaran akibat turunnya harga minyak. Negara ini lalu melakukan sejumlah perbaikan demi menarik investasi asing dan menghindari kebangkrutan.

Sejumlah langkah perbaikan dikecam warga Saudi sendiri karena bertentangan dengan norma-norma lokal, bahkan hukum Islam sendiri. Salah satunya adalah membangun kawasan wisata yang tidak mewajibkan pengunjungnya menaati syariat Islam seperti kewajiban berhijab bagi kaum wanita. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL