Riyadh,LiputanIslam.com-Seorang analis Israel menyatakan, hingga kini bayangan Jamal Khashoggi masih terus membuntuti Muhammad bin Salman. Dengan demikian, putra mahkota Saudi menjadi figur yang tak disukai oleh lembaga dan korporasi internasional. Citra buruk Bin Salman juga turut memengaruhi Saudi secara keseluruhan.

“Muhammad bin Salman tengah melalui hari-hari yang berat. Dia terus dibuntuti bayangan Khashoggi di mana pun ia berada. Hal negatif terbaru yang terjadi pada dirinya adalah pembatalan kesepakatan senilai 400 juta dolar dengan agensi Hollywood, Endeavor,”tulis Zvi Bar’el di situs Israel, Haaretz.

Pembatalan ini, tulis Bar’el, terjadi hanya setahun usai seremoni yang diadakan Endeavor untuk menghormati Bin Salman. Seremoni itu dihadiri oleh para hartawan ternama dunia, termasuk CEO Amazon dan Disney.

Analis Israel ini menyatakan, pada pekan lalu sebanyak 36 negara, yang 28 dari mereka merupakan anggota Uni Eropa, menandatangani sebuah petisi yang menuduh Saudi melanggar HAM. Para pejabat negara-negara itu diminta untuk bekerjasama dengan komite pencari fakta yang dibentuk PBB untuk menyelidiki kasus pembunuhan Khashoggi.

Sembari menyebut dampak negatif citra buruk Bin Salman terhadap Saudi, Bar’el menyatakan bahwa hal ini juga memengaruhi draf-draf yang disusun kongres AS. Kongres AS dikabarkan telah mengesahkan UU yang menghentikan penjualan senjata Paman Sam kepada Saudi lantaran digunakan di perang Yaman.

“Keluarga kerajaan Saudi sendiri menganggap Bin Salman sebagai sebuah ancaman. Harian The Guardian telah memberitakan adanya perseteruan antara Raja Salman dengan putranya, menyusul laporan upaya putra mahkota untuk menggulingkan sang raja,”tulis Bar’el. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*