Riyadh,LiputanIslam.com-Putra mahkota sekaligus menteri perang Saudi menginstruksikan agar serdadu Saudi, terutama yang berada di perbatasan, tidak merekam video yang mengungkap kondisi material dan mental mereka.

Menurut Yemen Press dan al-Ahd al-Jadid, instruksi ini dikeluarkan Muhammad bin Salman menyusul tersebar video-video serdadu Saudi yang mengeluhkan kondisi mereka di media-media sosial.

Sudah beberapa waktu ini netizen menyebarkan klip-klip serdadu Saudi di perbatasan selatan yang mengeluhkan kondisi keuangan mereka. Para serdadu ini meminta agar putra mahkota Saudi melunasi hutang-hutang mereka. Sebagai contoh, baru-baru ini netizen men-share video seorang serdadu Saudi yang meminta Raja Salman dan putranya memerhatikan kesulitan yang dihadapinya.

Sersan Soueidan Shayk dalam klip tersebut meminta agar Raja Salman, bank Saudi, dan perusahaan swasta membayarkan hutang tentara yang ditempatkan di perbatasan. Dia mengaku, bukan hanya dia sendiri yang mengeluh, tapi sejumlah serdadu lainnya juga mengalami nasib serupa. Shayk meminta agar pemerintah Saudi memenuhi permintaannya agar dia bisa menyelamatkan hidup anak-anaknya. Saat klip itu direkam, suara-suara tembakan pertempuran antara tentara Saudi dan pejuang Yaman terdengar dengan jelas.

Video ini direkam dan dipublikasikan usai lawatan Bin Salman ke AS dan kesepakatan senilai milyaran dolar yang ditandatanganinya, termasuk di bidang persenjataan, dengan Washington. AS juga pernah meminta agar Saudi menanggung biaya kehadiran militernya di Suriah. Sersan Shayk dalam klipnya mengaku, dia sudah tidak menerima gajinya selama lima bulan hingga tidak bisa melunasi hutangnya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*