Yemenis transport a severely injured man on a gurney as he arrives at a hospital in Sana’a on September 2, 2015. ©AFP

Yemenis transport a severely injured man on a gurney as he arrives at a hospital in Sana’a on September 2, 2015. ©AFP

Ta’izz, LiputanIslam.com — Arab Saudi dilaporkan telah menggempur sebuah klinik kesehatan di Yaman. Serangan itu disengaja dilakukan oleh pasukan rezim monarkhi itu, padahal mereka mengetahui betul bahwa lokasi tersebut adalah fasilitas pelayanan kemanusiaan.

Pada hari Kamis, selompok amal medis yang dikenal dengan MSF Perancis, menuduh serangan ini sebagai pelanggaran hukum internasional.

“Serangan Arab Saudi yang terbaru telah menewaskan sembilan orang, lainnya luka-luka termasuk staf medis di Ta’izz, Yaman…” (Baca juga: Pasukan Yaman Siap Serbu Dua Kota Arab Saudi)

“Lokasi koordinat GPS klinik ini secara teratur telah disampaikan kepada pasukan koalisi Arab Saudi. Terakhir kami infokan pada 29 November. Kami memberitahu secara spesifik kegiatan kami di tempat ini. Maka, tidak mungkin mereka tidak menyadari MSF di sini,” tambahnya.

Menurut MSF, jet tempur Arab Saudi pada hari Rabu telah melancarkan tiga serangan udara di sebuah taman, distrik al-Houban. Hal itu menyebabkan staf MSC menginformasikan kepada Arab Saudi tentang keberadaan mereka untuk mencegah insiden serupa. Namun tetap saja, lokasi mereka tidak luput dari bombardir.

“Rumah sakit ini diserang tak lama setelah tiga serangan ini. Dua orang staf kami yang terluka kini dalam kondisi kritis. Saya berada 1 kilometer dari klinik al-Houban ketika kami mendengar serangan udara. Kami takut. Kami dievakuasi sesegera mungkin,” ujar Nora Echaibi, pemimpin MSF, seperti dilansir Presstv (4/12/2015)

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk serangan Arab Saudi di klinik kesehatan MSF. Apalagi, ini bukan kali pertama Arab Saudi menargetkan klinik ataupun fasilitas umum di Yaman. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL