Kuwait City,LiputanIslam.com-Mesir dan Kuwait telah menandatangani kesepakatan baru selama tiga tahun terkait pengadaan minyak mentah dan hasil migas.

Rabu (5/4), perusahaan minyak Kuwait mengumumkan, berdasarkan kesepakatan ini, tiap bulan mereka akan mengekspor dua juta barel minyak mentah dan 1,5 juta ton hasil migas ke Mesir per tahun.

Berdasarkan harga minyak terbaru di pasaran, kesepakatan antara Kuwait dan Mesir ini bernilai lebih dari empat milyar dolar.

Kesepakatan selama tiga tahun Kuwait-Mesir sebelum ini telah berakhir pada Desember tahun lalu.

Kedua negara menandatangani perjanjian baru ini setelah Arab Saudi menghentikan ekspor minyaknya ke Mesir sejak Oktober tahun lalu.

Hubungan Saudi-Mesir memburuk menyusul perbedaan pendapat dua negara terkait resolusi Rusia atas Suriah. Ketegangan ini menyebabkan Mesir berpaling ke negara-negara lain seperti Irak guna memenuhi kebutuhan minyaknya.

Pada November 2016, Kementerian Perminyakan Mesir mengabarkan penandatanganan MOU ekspor minyak dengan Irak.

Perusahaan minyak Saudi, ARAMCO, menghentikan ekspor minyaknya ke Mesir, padahal dua negara telah sepakat menjalin kerjasama senilai lebih dari 23 milyar dolar. Berdasarkan kerjasama yang ditandatangani saat kunjungan Raja Salman ke Mesir ini, Riyadh berkomitmen untuk mengirim 700 ribu ton hasil migas per bulan ke Kairo selama lima tahun. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL