Beijing,LiputanIslam.com-Menteri Perdagangan Cina membatalkan kunjungannya ke Filipina, menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara terkait Laut Selatan.

Rencana awalnya, Kementerian Dagang Cina akan menandatangani 40 perjanjian dan berbagai kesepakatan bernilai milyaran dolar dengan Filipina.

Ramon Lopez, Menteri Perdagangan Filipina, mengatakan, pihaknya baru diberitahu pembatalan ini di saat-saat terakhir. China juga tidak menyebutkan alasan pembatalan tersebut.

“Saya tidak tahu apa masalahnya. Kami memprediksi, kunjungan ini akan dilakukan awal bulan depan,”ujar Lopez.

Kendati hubungan Cina-Filipina mulai membaik pasca kunjungan Rodrigo Duterte ke Beijing tahun lalu, kedua negara ini masih berseteru seputar masalah teritori.

Pernyataan terakhir pejabat Kemenlu Filipina tentang gudang persenjataan Cina di Lau Selatan juga telah memerahkan telinga Beijing.

Baru-baru ini, Menlu Filipina, Perfecto Yasay Jr. mengkritik Cina terkait program persenjataan dan keberadaannya di kawasan sengketa. Menurut koran Hongkong, South China, ada kemungkinan inilah penyebab kemarahan Cina.

Dalam pertemuan para menlu ASEAN Selasa (21/2) lalu, Menlu Filipina mengungkapkan kekhawatirannya atas proyek pulau-pulau buatan dan instalasi sistem persenjataan Cina di Laut Selatan.

Negara-negara Malaysia, Filipina, Brunei, dan Vietnam bersengketa dengan Cina terkait teritori Laut Selatan.

Sebelum ini, Mahkamah Internasional di Den Haag telah memenangkan gugatan Filipina tahun 2013. Menurut Mahkamah ini, tidak ada bukti sejarah yang menegaskan bahwa Cina memiliki hak eksklusif untuk mendapatkan sumber daya alam atau membangun pulau buatan di Laut Selatan. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL