Washington,LiputanIslam.com-Bank Merril Lynch di AS pada Jumat (6/7) menyatakan, jika Washington bisa mewujudkan keinginannya untuk menyetop ekspor minyak Iran sampai 4 November nanti, harga minyak dunia bisa mencapai 120 dolar per barel.

Merril Lynch adalah bank investasi yang membawahi Bank of America. Bank of America sendiri menempati peringkat kedua dalam daftar bank terbesar Paman Sam dari sisi kepemilikan aset.

Berdasarkan laporan CNBC, Francisco Blanch salah satu petinggi Merril Lynch, mengatakan,”Menurut kami, penghentian ekspor minyak Iran adalah hal yang akan sangat sulit untuk dikelola. Tindakan ini akan membuat harga minyak melebihi 120 dolar per barel.”

Menurut CNBC, para analis meragukan AS bisa mengurangi walau hanya separuh dari 2,4 juta barel ekspor minyak Iran per hari. Namun klaim sejumlah pejabat AS soal kemampuan Washington menghentikan ekspor minyak Iran secara total, telah menghembuskan harapan bagi sebagian pihak.

Pada Selasa pekan lalu, seorang pejabat kemenlu AS mengklaim, pemerintahnya tak akan memberi kelonggaran kepada pihak mana pun yang masih membeli minyak Iran. Pernyataan ini berujung pada kenaikan harga minyak. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*