Washington,LiputanIslam.com-Langkah Gedung Putih yang menempatkan wartawan stasiun CNN di baris terakhir konferensi pers disebut sebagai balas dendam Trump terhadap stasiun ternama ini.

Menurut Jim Acosta, wartawan CNN, biasanya para wartawan ditempatkan berjajar satu sama lain. “Namun mereka (Gedung Putih) menempatkan kami di ujung kiri ruangan. Kami berjarak beberapa baris dari presiden Amerika dan presiden Rumania. Bahkan posisi kami ada di belakang para jurnalis Rumania, di tempat yang jauhnya seperti Siberia,”katanya dengan nada sebal.

Siberia yang merupakan nama sebuah daerah di Rusia, kerap digunakan sebagai kiasan untuk tempat terpencil dan terasing.

“Hal ini sangat tidak lazim. Mungkin saja pegawai Gedung Putih yang melakukan kesalahan. Tapi ini bisa dianggap sebagai balas dendam mereka terhadap CNN lantaran cara peliputan berita-beritanya,”ujar Acosta.

Jim Acosta sendiri kerap menjadi sasaran serangan Trump. Presiden Amerika ini membenci CNN dan menyebutnya sebagai penyebar berita-berita bohong.

Acosta menegaskan, kalaupun langkah tersebut adalah bentuk balas dendam Trump, hal itu tak akan menyurutkan semangatnya.

“Hal ini tak akan mencegah kami untuk meneruskan metode kami dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL