Manama,LiputanIslam.com-Pemerintah Bahrain mempublikasikan sebuah file audio dan menyebutnya sebagai rekaman perbincangan telepon sekjen partai al-Wifaq. Pemerintah Bahrain juga mengaitkan rekaman telepon itu dengan Qatar.

Televisi resmi Bahrain pada hari Rabu (16/8) mengklaim, rekaman itu adalah perbincangan telepon Syekh  Ali Salman, sekjen partai al-Wifaq, dengan Hamad bin Jasim, mantan perdana menteri Qatar.

Sebelum ini, pemerintah Bahrain selalu mengaitkan demo mayoritas warga Syiah Bahrain dengan Iran. Namun kali ini, Qatar menjadi kambing hitam atas unjuk-unjuk rasa tersebut. Bahrain mengklaim, mantan perdana menteri Qatar meminta agar Syekh Ali Salman tidak menghentikan demo tahun 2011.

Melalui rekaman telepon ini, pemerintah Bahrain juga mengklaim bahwa Qatar memberikan rencana pembentukan pemerintahan transisi kepada kelompok oposisi di Bahrain.

Untuk pertama kali, pemerintah Bahrain mengungkapkan tuntutan rakyatnya melalui televisi, yaitu “penentangan terhadap kehadiran pasukan asing di Bahrain dan pembentukan kabinet oposisi.” Namun menurut klaim pemerintah Manama, tuntutan ini didiktekan Doha terhadap kelompok oposisi Bahrain. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL