Ankara,LiputanIslam.com-Dalam pertemuan segitiga Ankara, Senin (16/9) kemarin, presiden Rusia mengutip ayat-ayat Alquran saat bicara pentingnya dialog antara pihak Yaman dan Saudi.

Vladimir Putin mengatakan, apa yang terjadi di Yaman adalah sebuah bencana kemanusiaan. Bencana ini harus diatasi hanya melalui dialog antara Yaman dan Saudi.

Dia meminta dari semua pihak yang terlibat konflik di Yaman untuk berunding, dan menjadikan pertemuan Astana sebagai contoh untuk mereka.

Baca: Serangan ke ARAMCO, Sebuah Konsekwensi

Saat menyarankan hal ini, Putin menyitir terjemahan Rusia dari ayat 103 surah Al Imran: Dan berpeganglah kalian dengan tali Allah dan jangan berpecah belah. Ingatlah nikmat Allah atas kalian, (yaitu) saat kalian saling bermusuhan, kemudian Dia mengakrabkan hati-hati kalian, sehingga kalian menjadi saudara berkat nikmat-Nya.

Dalam pertemuan bersama dengan Hassan Rouhani (presiden Iran) dan Recep Tayyip Erdogan (presiden Turki) itu, Putin juga ditanya apakah Rusia akan membantu Saudi usai serangan kelompok Ansharullah atas kilang minyak Aramco.

“Saya akan mengutip ayat Alquran tentang pembelaan diri dan larangan untuk bertindak semena-mena terhadap orang lain,”jawab Putin.

Dia lalu mengutip terjemahan ayat 190 surah al-Baqarah: Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian. Dan janganlah kalian bertindak semena-mena, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat semena-mena.

Kelompok Ansharullah Yaman menyerang 2 kilang minyak Aramco pada Sabtu (14/9) lalu dengan 10 nirawak. Serangan itu disebut merupakan balasan atas agresi koalisi Saudi ke Yaman sejak 2015 lalu. (af/alalam)

Baca Juga:

Netanyahu Nyatakan Israel Siap Terlibat Jika AS Berkonfrontasi dengan Iran

Rouhani: Produksi Minyak di Kawasan Teluk Persia Dijamin Aman Jika Yaman Aman

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*