sistaniBaghdad, LiputanIslam.com — Ulama Syiah Irak, Ayatullah Ali Sistani, mengutuk keras eksekusi yang dilakukan rezim Arab Saudi terhadap Syaikh Nimr Baqir al-Nimr. Ia menyebut hal itu sebagai “agresi yang tidak adil”.

Dalam pernyataannya pada hari Minggu, Sistani menyatakan duka cita atas eksekusi tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang turut dieksekusi secara tidak adil bersamaan dengan Syaikh Nimr.

“Kami telah menerima berita tentang kesyahidan dari saudara kita, yang darahnya murni ditumpahkan secara tidak adil,” kata Ayatullah Sistani, seperti dilaporkan Presstv, (04/1/2015).

Perdana Menteri Irak Haider al Abadi juga mengecam tindakan rezim Saudi, dan menyebut hal itu akan berdampak pada keamanan, stabilitas, dan struktur sosial di masyarakat.

Rezim Saudi bahkan menolak menyerahkan jenasah dari Syaikh Nimr kepada keluarganya. Dilaporkan, bahwa jenasahnya dikubur di tempat yang dirahasiakan.

Eksekusi terhadap Syaikh Nimr telah memicu kemarahan dari masyarakat di daerah Qatif, provinsi Timur Arab Saudi. Kendaraan lapis baja pun dikirim ke daerah tersebut untuk meredam aksi protes. Protes juga digelar di depan Kedutaan Arab Saudi di berbagai negara, seperti Iran, Inggris, dan Bahrain.

Kedubes Arab Saudi di Irak yang baru dibuka minggu lalu, juga dijatuhi roket pasca eksekusi terhadap Syaikh Nimr. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL