Wina,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Austria menyatakan, negaranya siap menengahi konflik Rusia-Barat terkait peracunan Sergei Skripal.

Austria adalah salah satu negara Eropa yang tidak mengekor Inggris dalam pengusiran para diplomat Rusia. Karin Kneissl dalam sebuah acara televisi mengatakan, tetap dibukanya kanal-kanal kontak antarnegara adalah hal yang sangat penting.

“Harus ada orang yang dipanggil sebagai mediator. Kami adalah sekutu bagi semua pihak yang terlibat dalam masalah ini. Jika kami yang diminta (untuk menengahi), kami pasti menerimanya,”ujar Kneissl.

Seperti diketahui, tujuh belas anggota Uni Eropa meniru Inggris dalam mengusir para diplomat Rusia. Hal ini dilakukan usai London mengklaim Moskow terlibat dalam peracunan mantan mata-mata Rusia dan putrinya pada 4 Maret lalu.

Menurut Kneissl, kanselir agung Austria, Sebastian Kurz, akan bertemu dengan Theresa May, perdana menteri Inggris, pada 13 Juni. Menlu Austria menyebut pertemuan itu sebagai kesempatan bagi negaranya untuk menjadi mediator. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*