Damaskus,LiputanIslam.com-Abdel Bari Atwan dalam tulisannya menyoroti Suriah yang kini sedang menghiasi headline media-media. Menurutnya, Suriah menjadi pusat perhatian karena negara-negara Arab dan Teluk tengah berbondong-bondong memulai hubungan diplomatik dengan Damaskus.

“Diprediksi bahwa tingkat hubungan ini akan melebihi hubungan sebelum terjadinya krisis Suriah tujuh tahun lalu,”tulis Atwan.

Pemimpin redaksi Rai al-Youm ini berpendapat, mayoritas pemimpin Arab telah diyakinkan bahwa Bashar Assad akan tetap memimpin Suriah. Mereka sudah sadar bahwa para pemberontak bersenjata, yang selama 7 tahun terakhir mendapat dukungan AS, Eropa, Turki, dan negara-negara Teluk, sedang menuju akhir riwayatnya.

“Hal ini dibuktikan dengan keputusan Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah. Ini menjelaskan bahwa gerbang Suriah telah dibuka lebih lebar dari sebelumnya untuk kembalinya negara-negara Arab.”

Yang menarik, menurut Atwan, adalah bahwa sebagian negara-negara Arab yang membuka kembali kedubesnya di Damaskus, merupakan para pionir dalam menormalisasi hubungan dengan Israel. Sementara Suriah adalah salah satu negara yang selalu menentang jalinan hubungan dengan Rezim Zionis dan hingga sekarang, tak pernah mengizinkan satu pun orang Israel memasuki negaranya.

“Dibukanya kembali kedubes UEA, yang memiliki hubungan erat dengan Saudi, adalah hal yang sangat penting. Tidak menutup kemungkinan bahwa UEA akan menjadi rantai penghubung tak langsung antara Damaskus dan Riyadh,”tulis Atwan.

“Saya berpendapat, dibukanya kembali kedubes UEA bersamaan dengan pelengseran Adel al-Jubeir, yang ucapan masyhurnya adalah ‘Assad harus lengser,’ bukan merupakan kebetulan belaka,”lanjutnya.

“Singkat kata, negara-negara Arab kembali ke Damaskus dengan kepala tertunduk, sebab tentara Suriah telah sukses menggagalkan semua konspirasi, dan para pejabat Suriah masih bertahan di posisi mereka, walau semua upaya penggulingan telah dilakukan,”pungkas Atwan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*