nigeria-muslimNasarawa, LiputanIslam.com – Organisasi masyarakat Islam terbesar di Nigeria, Jama’atu Nasril Islam (JNI) menuding pasukan militer negara ini telah membunuhi warga Muslim dengan dalih penumpasan kelompok Boko Haram dan terorisme.

“Umat Islam telah menjadi menjadi spesies yang terancam punah, dibunuh dan dibuat cacat tanpa pandang bulu dengan kedok perang melawan terorisme,” ungkap JNI dalam statamennya yang dirilis Selasa (8/4).

JNI menambahkan, “Pembunuhan Muslim oleh militer dilakukan tanpa melalui proses hukum  dan semata hanya berdasar kecurigaan dan segala kemauannya sendiri.”

Kecaman terhadap tentara Nigeria ini dinyatakan JNI setelah tentara menggelar operasi militer di kawasan tengah negara bagian Nasarawa pekan lalu.  JNI menyatakan 15 warga Fulani terbunuh di Keana dalam operasi tersebut. Menurut JNI, kasus ini merupakan contoh terbaru kekerasan dan “pembantaian tak kenal ampun” yang lakukan oleh negara terhadap warga Muslim tak berdosa.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nigeria juga mengungkapkan bahwa delapan Muslim yang tewas di tangan tentara September lalu ternyata bukan anggota Boko Haram sebagaimana yang diklaim pihak militer.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nigeria Chris Olukolade menyangkal keras tuduhan JNI. “Militer dan badan-badan keamanan lainnya tidak memiliki kebijakan, agenda atau rencana untuk melakukan pembantaian atau pembunuhan warga negara yang taat tanpa melalui jalur hukum,” tandas Olukolade.

Pengawas Hak Asasi Manusia menyatakan lebih dari 10,000 penduduk terbunuh di wilayah tengah Nigeria akibat kerusuhan dan bentrok antara warga petani Kristen dan warga Muslim penggembala ternak sejak tahun 1992. Lembaga HAM itu menyebutkan bahwa konflik sebenarnya terkait hak penggembalaan, tetapi  faktor etnis dan ekstrimisme keagamaan terkadang juga turut mewarnai konflik. (mm/presstv/onislam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL