A Muslim family camps at Ecole Liberte in Bossangoa north of capital Bangui in Central African RepublicGenewa, LiputanIslam.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan siap membantu proses evakuasi sekitar 19,000 warga Muslim Republik Afrika Tengah (CAR) yang terancam serangan milisi Kristen anti-Balaka. Juru Bicara Komisi Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) Fatoumata Lejeune-Kaba kepada wartawan di Genewa, Swiss, Selasa (01/04) mengatakan, “Kami ingin tidak diam menonton pembantaian terhadap penduduk.”

Dia menambahkan bahwa milisi anti-Balaka menguasai sebagian besar rute yang terhubung dengan Bangui, ibu kota CAR, termasuk beberapa kota dan desa di wilayah barat daya CAR. Menurut dia, milisi itu menjadi ancaman tersendiri bagi warga Muslim yang tinggal di kawasan PK 12 di sekitar Bangui, kemudian di kota-kota Boda, Carnot, dan Berberati hingga kawasan barat Bangui serta Bossangoa hingga kawasan utara.

“UNHCR siap membantu mengevakuasi mereka ke kawasan-kawasan yang lebih aman, baik di dalam maupun di luar negara ini,” ujar Lejeune-Kaba.

Beberapa staf PBB dijadwalkan mendatangi kota Bemal di wilayah utara CAR untuk membicarakan kemungkinan relokasi Muslim di sana.

Menurut Juru Bicara Komisi Hak Asasi Manusia PBB, Cecile Pouilly, sedikitnya 60 orang tewas, terutama akibat bentrokan antara milisi anti-Balaka dan warga Muslim sejak 22 Maret lalu. CAR dilanda konflik setelah milisi Kristen melancarkan serangan sistematis terutama terhadap kelompok Muslim Saleka yang berhasil menggulingkan pemerintah CAR Maret tahun lalu. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL