somalia soldierMogadishu, LiputanIslam.com – Satu anggota parlemen Somalia tewas dan dua lainnya cidera akibat ledakan bom yang dipasang di mobilnya oleh gerilyawan Islamis radikal di Mogadishu, ibu kota Somalia, Senin (21/4/2014).

“Somalia hari ini kehilangan seorang anggota parlemen yang berkomitmen, bekerja tanpa mengenal lelah demi melayani rakyat Somalia dan membantu membangun kembali negara kita,” ujar Perdana Menteri Somalia, Abdiweli Sheikh Ahmed saat menyampaikan ucapan belasungkawa dan mengecam pembunuhan anggota parlemen bernama Isaak Mohamed Rinoco tersebut.

Kelompok al-Shabaab mengaku bertanggungjawab atas serangan itu dan menyebutnya sebagai ganjaran bagi anggota parlemen yang menyokong keberadaan pasukan asing di Somalia. Kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaida ini juga mengancam akan meningkatkan operasi serangan serupa.

Ledakan yang juga menciderai rekan Rinoco sesama anggota parlemen dan satu warga sipil lainnya itu terjadi sehari setelah Presiden Hassan Sheikh Mohamud membuka konferensi tiga hari mengenai upaya peningkatan keamanan di Mogadishu yang dilanda gejolak. Presiden Mohamud  menyebut pembunuhan Rinoco sebagai serangan pengecut yang tidak akan mengandaskan upaya perdamaian.

Perwira polisi setempat, Kapten Hussein Nur, memberikan keterangan bahwa bom dipasang di bawah jok mobil dan diledakkan ketika Rinoco mengendarai mobil di distrik Hamar Weyne, Mogadishu.

Kelompok radikal Al-Shabaab menyatakan serangan itu sebagai hukuman bagi anggota parlemen yang menyetujui “invasi Kristen terhadap Somalia”. “invasi” itu tak lain terkait dengan dukungan negara-negara Barat dan Uni Afrika yang telah mengirim pasukan ke Somalia untuk membantu menumpas gerilyawan.

“Kami telah membunuh legislator dan kami akan terus membunuhi mereka,” tandas Sheikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer al-Shabaab kepada Reuters.

Pemerintah Somali berhasil menghalau milisi al-Shabaab dari Mogadishu pada tahun 2011, namun sejak itu kelompok “jihadis” ini  gencar menebar serangan bom dengan tujuan menggulingkan pemerintah dan menerapkan apa yang disebutnya sebagai syariat Islam. (mm/reuters/alarabiya)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL