Kabul, LiputanIslam.com –  Dua bom bunuh diri bernuansa adu domba antara Sunni dan Syiah menerjang Afghanistan dan menewaskan sedikitnya 63 orang dan melukai 55 lainnya, Jumat (20/10/2017).

Satu bom meledak di masjid milik warga Muslim Syiah di Kabul, ibu kota negara ini, dan yang lain meledak di masjid milik warga Muslim Sunni di provinsi Ghor.

Presiden Afghanistan mengecam dua serangan tersebut dan berjanji bahwa pasukan keamanan negara ini akan meningkatkan perjuangan  “melenyapkan teroris yang menarget orang-orang Afghanistan dari semua agama dan suku.”

Mayjen Jenderal Alimast Momand di Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa dalam serangan di Kabul, seorang pembom bunuh diri masuk ke Masjid Imam Zaman milik Syiah di lingkungan barat Dashte-e-Barchi kemudian meledakkan diri hingga menggugurkan 30 orang dan melukai 45 lainnya.

Mohammad Iqbal Nizami, juru bicara kepala polisi provinsi Ghor, mengatakan bahwa bom bunuh diri di provinsi ini menerjang masjid Sunni ketika jemaah di dalamnya juga sedang menunai shalat Jumat. Menurutnya, serangan ini  menggugurkan 33 orang, termasuk seorang panglima perang yang tampaknya merupakan sasaran serangan tersebut.

Sejauh ini belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas gelombang serangan teror kejam ini. (mm/telegraph)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL