nigeria boko haramMaiduguri, LiputanIslam.com – Kaum militan yang diduga kelompok Islmis ekstrim Boko Haram kembali beraksi di Nigeria. Sedikitnya 60 orang tewas akibat serangkaian serangan di daerah konflik negara bagian Borno di timur laut Nigeria yang berbatasan dengan Cameroon, termasuk Anchaka and Bama. Serangan kali terjadi di malam hari saat penduduk sedang tidur.

“Para penyerang, yang tak diragukan lagi adalah pemberontak Boko Haram, telah menyerang Amchaka dan desa-desa di dekat ini pagi tadi, dengan melemparkan bom-bom rakitan ke rumah-rumah dan membuatnya terbakar,” ujar pejabat distrik Bama, Baba Shehu Gulumba, di Maiduguri, ibu kota negara bagian Borno, Minggu (13/4/2014).

“Mereka kemudian melanjutkan aksinya dengan menembaki warga yang kebingungan dan berusaha meninggalkan tempat, mereka membunuh 60 warga dan melukai beberapa warga lainnya,” imbuh Gulumba. Dia menyebutkan bahwa para militan menyerang dengan menggunakan beberapa truk, motor dan dua kendaraan lapis baja.

Nigeria yang merupakan negara paling padat penduduk dilanda gelombang kekerasan dalam beberapa tahun terkahir.
Tanggal 15 Mei 2013 tentara Nigeria melancarkan serangan terhadap milisi Boko Haram, yakni sehari setelah Presiden Goodluck Jonathan mengumumkan situasi darurat untuk tiga negara bagian Borno, Yobe dan Adamawa.

Boko Haram sendiri menyatakan bertekad menggulingkan pemerintah Nigeria. Kelompok ekstrim ini menyatakan bertanggungjawab atas beberapa serangan mematikan yang terjadi di berbagai wilayah Nigeria sejak 2009. (mm/dw/sbs)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL