Central African RepublicBangui, LiputanIslam.com – Lebih dari 30 warga sipil di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah (CAR), dilaporkan tewas dan puluhan lainnya cidera akibat muntahan peluru tentara Chad yang terlibat dalam misi penjaga perdamaian Uni Afrika di CAR Sabtu (29/03). Insiden berdarah itu terjadi ketika tentara Chad berusaha mengamankan konvoi warga Muslim Chad yang akan dipulangkan dari CAR yang berbatasan dengan Chad.

Bentrokan acapkali terjadi di Bangui, khususnya antara milisi Kristen anti Balaka dan pasukan Chad. Konflik di CAR pecah sejak milisi Kristen anti-Balaka melancarkan serangan secara terkordinasi terhadap kelompok Muslim Saleka yang berhasil menjatuhkan pemerintah CAR Maret tahun lalu.

Kekerasan tetap berkobar meski CAR sudah didatangi oleh sekitar 2,000 tentara Perancis dan 6,000 pasukan Uni Afrika dengan misi menjaga perdamaian. Pengawas Hak Asasi Manusia menyebutkan bahwa kekerasan di negara bekas jajahan Perancis itu telah menjatuhkan sekitar 10,000 korban jiwa. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan lebih dari 950,000 terpaksa mengungsi.

PBB juga memperkirakan sekitar 15,000 warga Muslim masih terjebak di Bangui dan beberapa wilayah lain di utara, timur laut dan selatan CAR yang dijaga oleh pasukan penjaga perdamaian. (mm/presstv/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL