NewYork,LiputanIslam.com-Berdasarkan laporan yang dikutip kantor berita AFP dari para diplomat PBB, AS menghalang-halangi tuntutan investigasi independen terkait kejadian di perbatasan Gaza, Senin (14/5).

Tuntutan diadakannya investigasi independen ini diajukan oleh wakil Kuwait di PBB, demikian dilansir stasiun televisi al-Jazeera.

Kuwait juga dikabarkan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat pada Selasa ini (15/5).

Menurut laporan terakhir, sedikitnya 58 warga Palestina gugur dan lebih dari dua ribu lainnya terluka dalam insiden kemarin. Warga Palestina turun ke jalan dalam rangka memperingati Hari Nakba (pembentukan Rezim Zionis), yang bertepatan dengan pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds.

Tentara Israel melakukan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa yang tak bersenjata tersebut, hingga menewaskan dan melukai warga sipil.

Tindakan itu kontan menjadi sasaran hujatan berbagai pihak. Mahmoud Abbas, ketua PLO, mengumumkan masa berkabung selama tiga hari untuk menghormati para syuhada. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*