Washington,LiputanIslam.com—Penasehat Pertahanan Nasional Presiden AS, John Bolton, mengatakan bahwa Amerika tengah berupaya memberlakukan tekanan maksimal untuk Iran. Hal ini dilakukan agar pemerintah Republik Islam tersebut mau mengubah pendirian dan kebijakan-kebijakannya.

Seperti yang dilansir oleh Presstv pada Kamis (23/8), “Kebijakan yang ditempuh AS bukanlah untuk merubah rezim di Iran, melainkan merubah aktivitas rezim tersebut.”Bolton mengklaim sanksi terbaru yang diberlakukan AS kepada Iran lebih efektif dari rencana yang telah diperkirakan.

Awal bulan ini, Bolton menuding Iran telah memproduksi senjata nuklir dan mendukung aktivitas terorisme. “Hal yang kami targetkan adalah program senjata nuklir, rudal balistik, dukungan untuk terorisme, dan sepak terjang militer,” ucapnya. Namun, tudingan ini telah ditolak oleh Iran.

Pernyataan anti-Iran dari Bolton ini disampaikan pasca terjadinya persilihan yang cukup alot di Barat tentang status persetujuan nuklir Iran yang telah disepakati pada 2015 silam. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah mengonfirmasi komitmen pemerintah Iran pada JCPOA. Meski begitu, pemerintah AS tetap bersikukuh untuk menolak perjanjian tersebut dan menyebutnya sebagai perjanjian yang payah. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*