Baghdad,LiputanIslam.comWall Street Journal dalam laporannya menyatakan, Washington tengah melakukan tekanan atas Baghdad guna menghalangi kelanjutan kerjasama Irak dan Iran di bidang energi.

AS berniat menggantikan Iran dengan korporasi-korporasi AS dan sejumlah sekutu regionalnya (seperti AS) di pasar energi Irak. Di sisi lain, Washington berupaya menciptakan penghalang serius di hadapan kerjasama ekonomi Baghdad-Teheran.

Langkah ini adalah bagian dari target besar AS untuk memisahkan Iran dari Irak, juga mengurangi pengaruh Teheran atas salah satu negara Arab tersebut. Iran dan Irak memiliki perbatasan gabungan sepanjang 1458 km, dan dengan melihat mayoritas muslim Irak adalah kalangan Syiah, maka hubungan kedua negara ini terjalin sangat erat.

Meski Irak termasuk salah satu produsen minyak terbesar di dunia, namun Baghdad sangat bergantung kepada Teheran dalam hal pemenuhan kebutuhan gas dan listrik warganya.

Beberapa bulan lalu, ketika Iran untuk sementara menghentikan pasokan listriknya ke Irak, sejumlah kota besar di Irak seperti Basrah harus mengalami pemadaman besar-besaran. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*