Damaskus,LiputanIslam.com-Menurut laporan NBC yang dikutip dari sejumlah sumber, strategi baru AS di Suriah masih berkisar pada pengusiran “militer Iran dan pasukan yang berafiliasi kepadanya.”

Strategi baru ini, kata NBC, tidak berarti bahwa AS menargetkan langsung militer Iran atau pasukan yang didukungnya. Sebab, tindakan ini melanggar izin pemerintah AS untuk menggunakan kekerasan. NBC mengklaim, berdasarkan izin dari Kongres, tentara AS berhak ‘membela diri.’ Jika merasa terancam, mereka dibolehkan menyerang pasukan Iran.

Berdasarkan strategi baru ini, pemerintah AS ajan menggunakan upaya politik dan diplomatik untuk memaksa Iran keluar dari Suriah, yaitu dengan membatasi sumber-sumber keuangan Teheran. Proyek ini meliputi pencegahan bantuan untuk rekonstruksi daerah-daerah yang di sana terdapat pasukan Iran dan Rusia.

AS juga dikabarkan akan menjatuhkan sanksi-sanksi atas sektor swasta dan korporasi Iran serta Rusia yang hendak merekonstruksi Suriah.

NBC melaporkan, strategi baru pemerintah AS juga mencakup pencarian solusi untuk memindahkan kekuatan politik usai keluarnya Iran dari Suriah, tanpa harus melengserkan Bashar Assad dari kekuasaan.

Meski demikian, para pejabat militer AS khawatir, fokus berlebihan terhadap Iran dan keberadaan tentara kedua belah pihak di Suriah bisa memperbesar kemungkinan konflik Iran dan AS di negara tersebut. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*