Washington,LiputanIslam.com-Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, PLO harus disalahkan dalam masalah dihentikannya bantuan Washington untuk rumah-rumah sakit dan klinik Palestina di Quds (Yerusalem).

Hal ini dinyatakan Heather Nauert dalam jumpa pers, Kamis (21/9) waktu setempat, saat ditanya alasan Washington menghentikan bantuan dana tersebut.

Heather Nauert mengatakan, AS bisa kembali memberikan bantuan dana tersebut. Syaratnya, PLO mesti menghentikan pembayaran gaji kepada para keluarga syuhada dan tahanan Palestina.

Dalam jumpa pers harian tersebut, Nauert sekali lagi merilis sejumlah statemen anti-Iran. Menurut laporan Sky News, dia menyebut Teheran bertanggung jawab atas semua kerugian yang menimpa tempat-tempat diplomatik AS di Irak. Iran juga ditudingnya berusaha mengacaukan stabilitas di Asia Barat (Timur Tengah).

“Iran terus menyerang berbagai negara dengan menggunakan kelompok-kelompok milisi yang loyal kepada Teheran,”tudingnya.

Nauert juga mengutarakan kekhawatiran AS terkait situasi kemanusiaan di Mesir dan pelanggaran hak kebebasan berpendapat di negara tersebut. Dia meminta agar Kairo melindungi hak-hak para jurnalis yang ditangkap. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*