Sana’a,LiputanIslam.com—Dua serangan terpisah yang dilakukan oleh sebuah drone telah menyebabkan tewasnya 10 orang di Yaman dan Somalia. Meski begitu, drone-drone AS tetap tak bergeming dan terus merenggut nyawa puluhan orang di negara-negara muslim.

Berdasarkan atas sumber-sumber keamanan yang ada, lima orang yang diduga sebagai anggota al-Qaeda tewas setelah drone milik AS melancarkan serangan di pusat Provinsi Ma’rib.

Petugas keamanan, yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan pada Senin (31/7) bahwa drone tersebut telah menargetkan lima warga Yaman dan beberapa orang asing di Juba, saat beberapa orang yang dianggap berafiliasi dengan al-Qaeda dilakukan.

Hanya saja pejabat tersebut menolak untuk menjelaskan kewarganegaraan orang-orang yang menjadi korban serangan tersebut.

Kelompok al-Qaeda yang berada di Yaman dianggap sebagai cabang kelompok teroris yang paling aktif dan oleh Pentagon dianggap sebagai jaringan teroris yang paling berbahaya.

Yaman telah diserang oleh drone-drone milik AS dengan alasan memberantas kelompok-kelompok al-Qaeda yang katanya bersarang di negara itu. Sementara itu, sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa serangan tersebut justru telah merenggut nyawa warga sipil.

Serangan AS atas Yaman ini dilakukan bersamaan dengan agresi militer yang dilancarkan aliansi militer Arab Saudi atas negara miskin itu. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL