Washington,LiputanIslam.com-Kedubes Rusia di Washington melalui statemennya mengecam sikap Kemenlu AS terkait perundingan damai Suriah di Astana, Kazakhstan.

Menurut kedubes Rusia di AS, pernyataan jubir Kemenlu AS tentang perundingan Astana bertolak belakang dengan sikap Washington di PBB. Pernyataan Heather Nauert disebut akan menimbulkan kebingungan dan ketidakjelasan.

“Sudah sekian tahun berlalu dari perundingan Jenewa, tapi tak pernah ada pembicaraan terkait kegagalan perundingan tersebut. Sangat disayangkan bahwa mereka (AS) tidak mencapai kemajuan berarti dalam penyelesaian krisis Suriah melalui jalur politik,”demikian dinyatakan Kedubes Rusia dalam statemennya.

Kedubes Rusia juga menyatakan kekhawatiran terkait sumber-sumber berita AS tentang kondisi Suriah. Kedubes Rusia menandaskan, AS menjadikan kelompok The White Helmets, yang bergabung dengan kelompok teroris, sebagai salah satu referensinya.

“Kami meminta AS untuk memverifikasi kabar-kabar yang diperolehnya dengan situasi sebenarnya di Suriah. Mereka semestinya menghargai upaya tak kenal lelah Rusia, Iran, dan Turki dalam mewujudkan perdamaian Suriah dalam bentuk perundingan Astana dan Sochi.”

Kedubes Rusia menegaskan, Moskow bersama masyarakat internasional berupaya memerangi terorisme di Suriah dan menegakkan kedamaian abadi di negara tersebut. (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*