Amerika,LiputanIslam.com—Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer mengatakan dalam konferensi pers bahwa AS membuka kemungkinan untuk melakukan serangan lanjutan ke Suriah.

“Pemandangan orang-orang yang terkena gas dan ledakan bom, jika kami melihat hal semacam ini lagi, maka kemungkinan akan ada serangan lanjutan,” ucap Spicer.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan bahwa negaranya siap untuk menghantam Suriah lagi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, memperingatkan bahwa AS bisa menyerang Suriah lagi.

Trump mengatakan operasi itu dilakukan sebagai respon atas serangan kimia yang dicurigai dilakukan oleh jet tempur Suriah.

Suriah membantah tuduhan tersebut. Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa serangan udara Idlib ditargetkan kepada teroris yang justru menyimpan senjata kimia.

Sebelumnya, Senator AS John McCain menuduh Rusia telah bekerja sama dengan pemerintah Damaskus untuk melakukan serangan tersebut.

Ia berharap kerja sama yang dilakukan oleh Rusia dan Suriah tidak akan pernah terjadi lagi. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL