Washington,LiputanIslam.com—Sanksi demi sanksi terus dijatuhkan Amerika kepada Iran pasca negara itu memutuskan untuk keluar dari perjanjian nuklir Iran, JCPOA. Kali ini, AS memberlakukan sanksi baru terhadap beberapa orang dan organisasi Iran, termasuk Evin Prison dan IRIB atas tuduhan pelanggaran HAM “Penyensoran”.

Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi tersebut pada Rabu kemarin (30/5) melalui websitenya bahwa beberapa orang dan organisasi Iran akan di blok dari sistem keuangan AS. Tak hanya Iran, bahkan perusahaan dan siapa pun yang melakukan bisnis dengan Iran juga akan mendapatkan sanksi serupa.

Menurut Sekretaris Keuangan AS, Steven Mnuchin, Iran adalah negara pengekspor teroris dan penyebab kekacauan di seluruh dunia serta kerap melanggar hak-hak warganya. Tentu saja, tuduhan ini ditepis oleh petinggi Iran dan menyebutnya sebagai tuduhan bermotif politik dari AS.

Pada Kamis lalu, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap Sembilan pengusaha Iran dan Turki, serta beberapa perusahaan, berikut sejumlah penerbangan yang menyediakan kebutuhan dan pelayanan untuk empat penerbangan Iran.

Melalui sanksi-sanksi tersebut, Amerika benar-benar ingin melemahkan Iran agar tidak bisa melibatkan diri dalam konflik yang didalangi Amerika di tempat lain, seperti di Jalur Gaza antara Israel dan Palestina atau konflik antara pemerintah Suriah melawan oposisi. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*