Washington,LiputanIslam.com-Seiring dekatnya waktu perilisan daftar hitam PBB, para pejabat Amerika dan Israel mulai bergerak untuk mencegahnya. Daftar hitam itu memuat perusahaan-perusahaan yang secara ilegal terlibat dalam pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Pemerintahan Amerika yang dipimpin Donald Trump dan pemerintahan Rezim Zionis dengan perdana menteri Benyamin Netanyahu menghendaki agar daftar itu tidak dirilis. Dirilisnya daftar itu akan menyebabkan perusahaan-perusahaan besar dunia tidak bisa menjalin transaksi dengan mereka yang tercantum di dalamnya.

Meski nama-nama perusahaan itu belum diumumkan, namun menurut seorang pejabat Israel yang dikutip Associated Press, ada sekitar 100 perusahaan terkenal, mencakup super market, bank, bahkan restoran waralaba terkenal, yang ada dalam daftar itu.

Daftar ini disusun atas instruksi Dewan HAM PBB pada Maret 2016. Hal ini merupakan bagian dari investigasi tentang dampak pemukiman Yahudi di Tepi Barat pada kehidupan warga Palestina.

Wakil Israel di PBB mengatakan, pemerintahnya akan melakukan apa pun agar daftar itu tidak dipublikasikan.

Heather Nauert, jubir kemenlu Amerika, baru-baru ini juga menyatakan, perilisan daftar hitam ini adalah langkah yang ‘tidak konstruktif.’ (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL