Beirut,LiputanIslam.com-Deputi sekjen Hizbullah menyatakan, cepat atau lambat, AS akan meninggalkan negara-negara Arab yang mengandalkannya, walau mereka adalah donatur untuk Washington.

Pernyataan ini disampaikan Syekh Naim Qassim, Selasa (14/5) dalam sebuah acara buka puasa yang diadakan saluran televisi Lebanon, al-Manar.

Menurutnya, negara-negara Arab di Teluk akan bernasib sama seperti ISIS, yang akan ‘dibuang’ begitu saja oleh AS.

“Intimidasi dan ancaman tidak akan berguna bagi orang-orang yang siap membela hak mereka, berkomitmen kepada tanah air mereka, serta siap mengorbankan nyawa,”kata Syekh Qassim.

“Lawan kelompok ini adalah AS yang tiran, agresor, dan melanggar semua norma. Kekuatan otot tidak bisa menjamin datangnya kebenaran, juga tak akan bisa mengalahkannya. Ketika kebenaran dan muqawamah (resistansi) digabungkan, orang-orang zalim akan ditundukkan,”lanjutnya.

Deputi sekjen Hizbullah menilai, sanksi adalah sebuah jenis perang, yang mesti dilakukan berulang kali, tak akan pernah berhasil. Syekh Qassim mengatakan, sanksi AS bisa diatasi dengan banyak bersabar.

“Keterlibatan AS secara langsung dalam satu kasus, menunjukkan kelemahan Israel dan ketidakmampuan Tel Aviv untuk mewujudkan tujuan-tujuannya.”

“AS tidak akan menang di Lebanon, sama seperti dahulu mereka gagal di Afghanistan, Irak, dan Suriah,”pungkasnya. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*