Washington,LiputanIslam.com—Administrator Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa pihaknya tengah merundingkan pemotongan dana untuk PBB periode 2018-2019 senilai 285 juta Dolar. Pernyataan ini disampakan pada Minggu (24/12) dan bahwa tindakan ini dianggap akan menghemat anggaran yang cukup signifikan bagi AS.

“Kebijakan ini dapat menjadi solusi penghematan anggaran yang cukup signifikan. Kami memangkas dan mengurangi dukungan terhadap PBB yang begitu besar serta lebih mengutamakan dukungan untuk kepentingan AS di seluruh dunia. Dalam hal ini, kami akan menanamkan kedisiplinan dan akuntabilitas di seluruh system PBB,” tulis pernyataan tersebut.

Hingga saat ini, AS menyuplai sekitar 3.3 milyar dolar pertahun untuk PBB. Ke depan, administrator Presiden Trump akan mencoba untuk mengurangi anggaran tersebut.

Dubes AS untuk PBB, Niki Haley, mengatakan bahwa pemotongan anggaran tersebut merupakan “langkah besar menuju arah yang benar” bagi Washington. Mantan Gubernur Carolina Selatan itu mengatakan bahwa ia akan terus mengeksplorasi cara untuk meningkatkan efisiensi PBB sekaligus melindungi kepentingan AS.

“Nihilnya efektifitas PBB sudah diketahui secara umum,” ucap Haley. “Kami tidak akan lagi membiarkan kemurahan hari rakyat Amerika dimanfaatkan. Pengurangan pengeluaran ini, selain berguna untuk membuat PBB menjadi lebih efisien dan akuntabel, juga merupakan langkan besar menuju arah yang benar.” Tambahnya.

Partai Republik AS telah lama meminta PBB untuk lebih condong pada kebijakan yang dibuat AS. Kritikan yang diberikan oleh PBB kepada AS beberapa hari lalu, dengan cara mendukung sebuah resolusi menentang langkah kontroversial Trump untuk mengakui al-Quds sebagai Ibu Kota Israel, benar-benar membuat AS terluka.

Menjelang voting pada Majlis Umum PBB beberapa waktu lalu, Trump mengancam untuk memotong bantuan asing ke negara-negara yang mendukung resolusi PBB. Bahkan, Haley memperingatkan akan mencatat nama-nama mereka yang pro terhadap resolusi tersebut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*